Senin, 15 Desember 2014

KEBERHASILAN KITA

"Tabut perjanjian yang ada di tengah umat Tuhan dan juga ikut mengelilingi kota Yerikho" berbicara tentang hadirat Tuhan yang menyertai umat Tuhan dalam rangka menghadapi musuh-musuh yang ada. Pentingnya kehadiran Tuhan di tengah-tengah umat adalah karena Tuhan sumber kekuatan dan pertolongan dalam menghadapi apapun, tidak terkecuali menghadapi Yeriko (= dunia ini).

Bagaimanapun luar biasanya bangsa Israel dan juga kehidupan kita, namun jika tanpa kehadiran Tuhan maka kita semua bukan apa-apa karena kita tidak dapat berbuat apa-apa diluar Dia atau tanpa Dia. Seluar biasa jerih payah ataupun usaha kita manusia, namun jika Tuhan tidak ada dan tidak turut serta di dalam maka cepat atau lambat akan berakhir dengan sia-sia. Keberhasilan kita ditentukan oleh seberapa dekat kita dengan Tuhan. 

Dalam Wahyu 3:14-22, jemaat Ladokia adalah jemaat yang berpikir bahwa mereka sudah sukses dan berhasil dalam hidup dan mereka ukur itu secara materi dengan anggapan bahwa mereka tidak lagi berkekurangan. Sebaliknya di pemandangan Tuhan, kekayaan yang mereka banggakan itu justru telah membuat mereka menjadi melarat, miskin, buta, malang, dan telanjang. Hal ini membuktikan bahwa mereka kaya tanpa Tuhan.

....................................................................................................
Mazmur 49:17
"Jangan takut, apabila seseorang menjadi kaya, apabila kemuliaan keluarganya bertambah."

2 Korintus 8:9
"Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya."

1 Timotius 6:10
"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka."

Berdasarkan ayat-ayat di atas, Tuhan ingin menjadikan kita kaya, tetapi caranya harus benar agar tidak terjadi seperti jemaat Ladokia.
....................................................................................................

Dalam segala sesuatu, kita sangat membutuhkan kehadiran Tuhan, terlebih dalam menghadapi musuh-musuh yang menjadi penghalang bagi kita untuk menuju kegenapan firman Tuhan yaitu Tanah Kanaan.

Adanya peti perjanjian di tengah-tengah Israel adalah sangat penting dan mutlak karena dari Tuhan lah untuk mendapatkan kekuatan dan penghargaan untuk meraih yang sesungguhnya.

Mazmur 46:2
"Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong di dalam kesesakan sangat terbukti."

Dengan kehadiran Tuhan dalam hidup kita maka Dia satu-satunya yang menjadi tempat perlindungan yang sejati, maksudnya:
  1. Dia menjadi keamanan kita di tengah-tengah pergolakan dan badai kehidupan yang terjadi. Hanya Tuhan yang dapat membuat kita mendapatkan perasaan aman yang sejati.
  2. Dia menjadi kekuatan kita untuk memerangi musuh-musuh kita serta mengatasi halangan-halangan dalam hidup kita. Tanpa kekuatan Tuhan, kita seperti rumput yang kering dan bunga yang gugur, alias tidak berdaya.
  3. Dia menjadi penolong dalam kesesakan kita.
Mazmur 23:4
"Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku."

Saat menghadapi lembah bayang maut (kesukaran, kesulitan, ancaman, bayang-bayang kematian, dsb), raja Daud berkata, aku tidak takut bahaya. Raja Daud tidak takut karena Tuhan menyertai dan sebagai tempat perlindungan yang sejati. Bagi Raja Daud, kehadiran Tuhan adalah segala-galanya bagi hidupnya.

Roma 8:31
"Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu?Jika Allah dipihak kita, siapakah yang akan melawan kita?"

Roma 8:37
"Tetapi dalam semuanya itu kita lebih daripada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita."

Dengan Tuhan, kita sungguh-sungguh tampil sebagai pemenang di atas segalanya.


Tidak ada komentar: